Kesempatan Warga Sipil Gabung Pasukan Perdamaian ke Gaza, Panglima TNI Beri Penjelasan

  • Bagikan
Kesempatan Warga Sipil Gabung Pasukan Perdamaian ke Gaza, Panglima TNI Beri Penjelasan
Kesempatan Warga Sipil Gabung Pasukan Perdamaian ke Gaza, Panglima TNI Beri Penjelasan

KLIKINFO.ID, JAKARTA – Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, menyatakan bahwa warga sipil memiliki kesempatan untuk bergabung dengan pasukan perdamaian dalam rangka membantu masyarakat Palestina di Gaza. Keterlibatan warga sipil ini akan diatur oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu).

“Kemenlu yang akan mengatur ya,” ujar Agus, seperti dilaporkan oleh Antara, Sabtu (15/6/2024).

Agus menjelaskan bahwa salah satu satuan pasukan perdamaian yang akan dikirim adalah Batalyon Zeni, yang akan bertugas membangun berbagai fasilitas umum seperti sekolah, rumah sakit, perumahan, tempat ibadah, hingga tempat rehabilitasi.

Fasilitas-fasilitas tersebut nantinya akan dioperasikan oleh tenaga ahli di bidangnya masing-masing untuk melayani masyarakat Palestina. Agus mencontohkan bahwa tempat rehabilitasi akan memerlukan tenaga ahli dalam bidang pengobatan trauma atau trauma healing bagi para korban perang.

Baca Juga :  Pimpin Sertijab dan Pisah Sambut Wakapuspen TNI, Mayjen Nugraha Gumilar Bahas Keikhlasan

“Nah untuk rehabilitasi butuh personel yang punya kemampuan psikologi untuk trauma healing. Mungkin bisa juga dari sipilnya,” jelas Agus.

Namun, Agus tidak merinci prosedur yang harus dilalui oleh warga sipil untuk dapat bergabung dalam pasukan perdamaian tersebut. Ia juga tidak menjelaskan secara rinci persyaratan yang harus dipenuhi oleh warga sipil untuk bisa ikut serta dalam misi perdamaian ke Gaza.

TNI sendiri telah menyiapkan 1.394 personel pasukan perdamaian yang akan melaksanakan misi di Gaza. Pasukan tersebut nantinya akan bertugas dalam bidang keamanan, pembangunan fasilitas umum, hingga pelayanan medis.

Selain itu, TNI juga telah mempersiapkan bantuan tambahan yang akan dikirimkan ke Gaza, berupa KRI yang akan berfungsi sebagai rumah sakit apung, alutsista tambahan, serta bantuan logistik.

Baca Juga :  Untung Cahyono Janji Akan Intropeksi Atas Kesalahan Khotbah Salat Id Singgung Pemilu

Agus memastikan bahwa bantuan tersebut akan dikirimkan apabila terjadi gencatan senjata di Gaza dan TNI mendapatkan mandat dari PBB.

(Klikinfo.id/SN)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *