Seleb  

Mantan Rekan Kerja Ditetapkan Tersangka, Ashanty Sumringah

Kelegaan Ashanty kentara saat memberikan keterangan di Polda Metro Jaya, Jumat (4/2/2022). Menurutnya, perjuangan selama bertahun-tahun akhirnya menemui hasilnya. Mantan rekan kerjanya,

Martin Pratiwi telah ditetapkan sebagai tersangka. Wanita 37 tahun itu, sebelumnya melaporkan Martin Pratiwi atas dugaan pencemaran nama baik.

Lewat Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) dari penyidik Ditreskrimsus, Polda Metro Jaya, Ashanty menjelaskan permasalahannya dengan Martin Pratiwi. Istri musisi Anang Hermansyah mengatakan, ia awalnya menjalani kerja sama bisnis kecantikan dengan Martin Pratiwi beberapa tahun lalu.

Tapi, ada dugaan Ashanty dinilai melanggar kontrak kerja sama. Lalu, Martin Pratiwi menggugatnya ke Pengadilan Negeri (PN) Tangerang dengan tuntutan ganti rugi senilai Rp 14,3 miliar.

“Kami ketemu, diajak mediasi oleh mediator, tetapi tidak ada titik temu. Akhirnya, dia cabut gugatannya dan dia gugat saya lagi di Pengadilan Negeri Purwokerto,” tegas Ashanty.

Ashanty akhirnya ikhlas menjalani proses persidangan. Kemudian, majelis hakim PN Purwokerto ternyata juga mempunyai keputusan yang sama dengan PN Tangerang. PN Purwokerto memutuskan Ashanty tidak terbukti bersalah melakukan wanprestasi.

Martin Pratiwi kemudian diketahui naik banding hingga kasasi ke Mahkamah Agung. Dan menurut kuasa hukum Ashanty, Indra Patria, Mahkamah Agung menyatakan kliennya terbukti tidak bersalah.

“Sehingga, sampai hari ini bisa dibuktikan, Bunda Ashanty tidak melakukan wanprestasi seperti yang digugat,” tegas Indra Patria.

Setelah melewati banyak masalah itulah, Ashanty memutuskan untuk melaporkan balik Martin Pratiwi ke Polda Metro Jaya. Ashanty merasa nama baiknya sudah dicemarkan. Pada Desember 2019, Ashanty akhirnya melaporkan Martin Pratiwi ke Polda Metro Jaya. Martin Pratiwi dinilai tidak mempunyai itikad baik.

“Kalau saya dilaporkan terus menerus, saya diam, saya punya keluarga, akhirnya saya dan suami sepakat untuk melaporkan di Siber Polda Metro Jaya,” ucap Ashanty.

Setelah menunggu selama proses dua tahun, Ashanty menyebut Martin Pratiwi telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya.

“Alhamdulillah, berdasarkan informasi ini, penyidik Siber Polda Metro Jaya sudah meningkatkan proses penyidikan kepada beliau (Martin Pratiwi) menjadi tersangka,” kata Ashanty. (rvn)

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *