Prabowo Yakin Dilantik 20 Oktober, Kritik Timnas Amin: Minim Pemahaman Terhadap Demokrasi

  • Bagikan
Prabowo saat deklarasi
Prabowo Subianto (instagram/prabowo)

KLIKINFO.ID, JAKARTA – Prabowo Subianto, calon presiden nomor urut 02, dengan tegas meyakini dirinya sebagai pemenang Pemilihan Presiden 2024, meskipun proses perhitungan suara Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih berlangsung.

Pernyataan ini disampaikan Prabowo dalam acara Mandiri Investment di Jakarta pada Selasa, 5 Maret 2024.

Namun, respons yang datang dari Juru Bicara Timnas Anies-Muhaimin, Usamah Abdul Aziz, menyoroti aspek kritis terkait klaim kemenangan Prabowo.

Usamah mengungkapkan bahwa tindakan tersebut mencerminkan ketidaktahuan Prabowo terhadap esensi demokrasi, dan ia menekankan bahwa KPU seharusnya diberi penghormatan lebih dalam proses demokratis.

Usamah juga menggarisbawahi bahwa KPU seharusnya memberikan peringatan kepada Prabowo mengenai klaimnya, terutama karena proses penghitungan suara masih berlangsung.

Baca Juga :  Raffi Ahmad di Kampanye Akbar Prabowo-Gibran: Speechless

Menurutnya, langkah-langkah semacam ini seharusnya dihindari agar integritas proses demokrasi tetap terjaga.

Usamah menyatakan keprihatinannya bahwa tindakan Prabowo dapat membahayakan demokrasi di Indonesia.

“Hal ini jelas menunjukkan bahwa capres beserta TKN 02 tidak memahami proses Pemilu. Saya khawatir sekali demokrasi kita rusak akibat ulah beberapa orang,” ujar Usamah.

Meskipun KPU belum mengumumkan secara resmi pemenang Pemilihan Presiden 2024, Prabowo-Gibran telah melakukan deklarasi kemenangan pada 14 Februari 2024, merujuk pada hasil quick count beberapa lembaga survei yang mencatat sekitar 58 persen dukungan.

Hingga 5 Maret 2024 pukul 16:00 WIB, 78,10 persen dari 823.236 data Tempat Pemungutan Suara (TPS) telah terhitung, dan suara yang didapatkan oleh Prabowo-Gibran terus meningkat, mencapai 75.362.874 suara atau 58,82 persen.

Baca Juga :  Wacana Timnas AMIN Soal BUMN Jadi Koperasi, Srikandi BUMN: Menyakitkan!

Sementara itu, Anies-Cak Imin meraih 31.376.613 suara atau 24,49 persen, sedangkan Ganjar Pranowo-Mahfud MD memperoleh 21.374.418 suara atau 16,68 persen.

(klikinfo.id/red)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *